Liburan Singkat di Sorong: Rekomendasi Wisata Kota Sebelum atau Sesudah Raja Ampat
Bagi banyak wisatawan, Sorong hanyalah nama di tiket. Tempat mendarat, lalu segera ditinggalkan demi Raja Ampat. Padahal, jika kamu punya satu atau dua hari luang, Sorong layak diberi waktu. Kota ini menawarkan pengalaman wisata yang sederhana, lokal, dan autentik—cukup untuk menjadi pembuka atau penutup perjalanan ke Papua Barat.
Liburan singkat di Sorong bukan tentang atraksi besar atau agenda padat. Ini tentang menikmati kota pelabuhan dengan ritme santai, mencicipi kuliner lokal, melihat matahari terbenam di tepi laut, dan merasakan kehidupan warga yang berjalan apa adanya. Dengan lokasi menginap yang tepat seperti M Hotel Sorong, menjelajah kota ini bisa dilakukan dengan nyaman dan efisien.
Mengapa Perlu Singgah Lebih Lama di Sorong?
Sorong adalah simpul pergerakan: bandara, pelabuhan, dan pusat logistik. Namun di balik fungsinya sebagai kota transit, Sorong menyimpan wajah kota yang hidup. Di sini tidak selalu berupa destinasi ikonik, melainkan pengalaman kecil yang terasa dekat.
Liburan singkat di Sorong cocok untuk:
Wisatawan yang menunggu jadwal kapal atau pesawat
Pelancong yang ingin menutup perjalanan Raja Ampat dengan santai
Traveler yang menyukai wisata kota dan interaksi lokal
Dengan waktu terbatas, kamu tetap bisa menikmati Sorong secara utuh—asal tahu ke mana harus melangkah.
Hari Pertama: Menjelajah Kota dan Kuliner Lokal
1. Wisata Pasar Tradisional Sorong
Mulailah pagi dengan mengunjungi pasar tradisional. Ini adalah cara tercepat memahami karakter kota. Pasar di Sorong ramai sejak pagi, dipenuhi ikan segar, sayuran lokal, sagu, dan aneka hasil laut.
Berjalan di pasar bukan sekadar belanja, tapi budaya:
Melihat aktivitas jual beli khas Papua
Mendengar logat lokal dan sapaan ramah
Mencium aroma laut dan dapur pagi
Datanglah dengan pakaian santai dan sikap terbuka. Pasar Sorong adalah ruang publik yang hidup, bukan atraksi buatan.
2. Wisata Kuliner Siang Hari
Setelah pasar, saatnya mencicipi kuliner khas Sorong. Beberapa makanan yang layak dicoba:
Papeda dengan kuah ikan kuning
Ikan bakar segar dengan sambal khas
Mie titi, ikon kuliner Sorong
Kuliner di Sorong umumnya sederhana, tapi kaya rasa. Banyak warung kecil justru menyajikan rasa paling otentik.
3. Sore di Tepi Laut dan Pelabuhan
Menjelang sore, arahkan langkah ke area pantai kota atau sekitar pelabuhan. Di sinilah Sorong menunjukkan sisi tenangnya. Kapal datang dan pergi, anak-anak bermain, dan warga duduk menikmati angin laut.
Ini momen yang tepat untuk:
Menikmati sunset tanpa keramaian wisatawan
Mengambil foto kota dari sudut lokal
Duduk santai tanpa agenda
Sorong tidak menawarkan sunset dramatis seperti destinasi populer, tapi suasananya jujur dan menenangkan.
Hari Kedua: Wisata Ringan dan Santai
Jika kamu punya hari kedua sebelum berangkat ke Raja Ampat atau kembali ke kota asal, gunakan waktu ini untuk liburan ringan.
1. Jalan Santai di Kota
Sorong nyaman dijelajahi tanpa terburu-buru. Jalan kaki di sekitar pusat kota memberi kesempatan melihat kehidupan lokal:
Warung kopi kecil
Bengkel dan toko keluarga
Aktivitas warga di pagi hari
Ini bukan wisata dengan checklist, tapi pengalaman melihat kota apa adanya.
2. Wisata Kuliner Penutup
Sebelum berangkat, sempatkan makan siang atau brunch santai. Banyak wisatawan justru mengenang Sorong dari rasa makanannya—bukan dari tempat wisatanya.
Menginap Nyaman di M Hotel Sorong
Agar liburan singkat di Sorong berjalan optimal, lokasi menginap sangat menentukan. M Hotel Sorong menjadi pilihan ideal karena berada di pusat kota dan dekat dengan berbagai titik aktivitas.
Keunggulan M Hotel Sorong:
Lokasi strategis, mudah ke bandara dan pelabuhan
Kamar bersih, modern, dan nyaman
Pendingin ruangan yang membantu di cuaca Sorong
Wi-Fi stabil untuk keperluan kerja atau perjalanan
Restoran yang praktis untuk sarapan atau makan malam
M Hotel Sorong cocok untuk wisatawan transit, traveler Raja Ampat, maupun pelancong bisnis yang ingin tetap merasakan sisi wisata kota.
Tips Liburan Singkat di Sorong
Agar waktu singkatmu maksimal:
Gunakan pakaian ringan dan nyaman
Hormati adat dan kebiasaan lokal
Jangan terburu-buru—Sorong dinikmati pelan
Pilih penginapan strategis seperti M Hotel Sorong
Fokus pada pengalaman, bukan jumlah destinasi
FAQ – Liburan Singkat di Sorong
Q: Berapa lama waktu ideal untuk wisata kota Sorong?
A: 1–2 hari sudah cukup untuk menikmati pasar, kuliner, dan suasana kota.
Q: Apakah Sorong aman untuk wisatawan?
A: Relatif aman, selama menjaga sikap, sopan, dan waspada seperti di kota lain.
Q: Apakah Sorong cocok untuk liburan keluarga?
A: Cocok untuk liburan singkat dan wisata edukatif ringan.
Q: Apakah M Hotel Sorong dekat dengan bandara?
A: Ya, jaraknya relatif dekat dan mudah dijangkau kendaraan.
Q: Kapan waktu terbaik berwisata di Sorong?
A: Pagi dan sore hari adalah waktu paling nyaman untuk beraktivitas.
Penutup
Sorong tidak perlu diburu. Ia tidak menawarkan wisata megah, tapi menghadirkan pengalaman kota pelabuhan yang hidup dan jujur. Sebelum atau sesudah Raja Ampat, liburan singkat di Sorong memberi ruang untuk bernapas, mengamati, dan menikmati Papua Barat dari sudut yang lebih dekat.
Dengan menginap di M Hotel Sorong, kamu berada di titik yang tepat untuk menjelajah kota tanpa repot. Karena terkadang, perjalanan terbaik justru terjadi di tempat yang awalnya hanya kamu anggap persinggahan.